Dinas DPMPK Kabupaten Jayapura merangkul Bank Papua untuk mendukung rencana usaha Ternak Ayam Petelur di Kampung

Sosiri, 5 Maret 2020

Pertemuan antara Kadis DPMPK Kab. Jayapura, Kepala Bank Papua dan Kepala Kampung Ayapo, Sosiri dan Yoboi

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kampung (DPMPK) Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, diruang kerjanya melakukan pertemuan bersama Kepala Kampung Sosiri, Kepala Kampung Ayapo, dan Kepala Kampung Yoboi (Kehiran) serta Kepala Bank Papua Cabang Sentani. Pembicaan itu dimaksudkan untuk menindaklanjuti rencana  Usaha Ternak Ayam Petelur yang telah dicanangkan oleh Dinas DPMPK Kabupaten Jayapura dan akan dibangun melalui Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam).

Kepala Dinas DPMPK Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra

Kepala Dinas DPMPK Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra dalam kesempatan itu mengatakan sampai saat ini di Kabupaten Jayapura sudah ada 22 BUMKam (Badan Usaha Milik Kampung). Sesuai dengan PMK (Peraturan Menteri Keuangan) Nomor 103, 105, Dana Desa tidak bisa dipakai sebagai jaminan di Bank. Karena itu Pemerintah Kampung memberikan Dana dalam bentuk penyertaan modal ke BUMKam sehingga BUMKam dapat memperoleh pinjaman dari pihak Bank.

Kepala Kampung Ayapo, Fredik Deda mengatakan dirinya sangat tertarik dengan Usaha Ternak Ayam Petelur ini. Keinginan kuat itu muncul ketika dirinya melihat secara langsung Usaha Ternak Ayam Petelur di Kampung Yokiwa yang sudah berjalan.

“Satu hari penuh saya berada di Kampung Yokiwa mengamati langsung proses usaha ternak ayam petelur dan saya sangat tertarik sehingga dalam APBK tahun anggaran 2020 ini kami langsung menganggarkan 560 juta rupiah untuk kegiatan usaha ternak ayam petelur sebanyak 2.000 ekor”, ujar Kepala Kampung Ayapo Fredik Deda.

Lebih lanjut kepala Dinas DPMPK Kabupaten Jayapura mengatakan keinginannya untuk membangun rantai bisnis dalam bentuk kerjasama antara pihak Bank dan BUMKam-BUMKam yang ada di Kabupaten Jayapura agar Bumkam tidak mengalami kesulitan untuk mendapatkan modal usaha dalam bentuk pinjaman dari Bank, juga Bank dapat memberikan pembinaan kepada Bumkam agar Bumkam dapat beroperasi secara profesional.

Pimpinan Bank Papua Cabang Sentani, Agus Irianto dan Kepala Kampung Sosiri, Andreas Enok

Ditempat yang sama kepala Kampung Sosiri Andreas Enok mengatakan bahwa Pemerintah Kampung Sosiri telah mengalolasikan dana sebesar  500 juta rupiah untuk memulai usaha ternak ayam petelur, dan sudah melakukan perjanjian kerjasama dengan PD. Baniyau.

Seusai pertemuan Pimpinan Bank Papua Cabang Sentani, Agus Irianto mengatakan “Bank Papua hadir di Kabupaten Jayapura pasti akan terlibat dalam pemberdayaan ekonomi  mayarakat kampung secara khusus melalui kerjasama dengan BUMDES (BUMKam) sehingga kampung dapat menghasilkan PADnya sendiri, oleh karena itu kami akan berkordinasi dengan Kampung yang punya BUMDES untuk pemberian modal usaha tersebut. Harapan kami ada peningkatan ekonomi masyarakat dikampung” ujarnya.

Rencananya dalam waktu dekat ini akan diadakan pertemuan lanjutan antara 22 Kampung yang punya BUMKam, Pemerintah Kabupaten Jayapura dalam hal ini Dinas DPMPK dan Pihak Bank Papua untuk lebih memantapkan rencana kerjasama ini. (Lay-Admin)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*